SEJARAH DADU


Bookmark and Share
Sejarah dadu , benda kubus dengan angka . . .

Dadu (dari bahasa Latin: datum yang berarti "sesuatu yang diberikan atau dimainkan" adalah sebuah objek kecil yang umumnya berbentuk kubus yang digunakan untuk menghasilkan angka atau simbol acak. Dadu digunakan dalam berbagai permainan anak-anak dan judi seperti ular tangga, monopoli, baccarat, hingga kuru-kuru.

Umumnya, dadu digunakan berpasangan. Dadu tradisional berbentuk kubus seringkali dengan sudut yang tumpul dan memiliki angka atau simbol yang berbeda di setiap sisinya. Dadu dirancang untuk memberikan satu angka bulat acak dari satu sampai enam dengan probabilitas yang sama, dan pasangan angka dengan jumlah angka tujuh dibuat pada sisi yang berlawanan yakni 1 dan 6, 3 dan 4, 2 dan 5. Uniknya jika di jumlahkan sisi-sisi tersebut sama dengan 7. Itulah dadu yang menyimpan hukum probabilitas matematika.

Dadu kuno terbuat dari tulang, batu, atau kayu dan digunakan sebagai media fortune-telling atau ramal-meramal sejak ribuan tahun lalu. Dadu dikenal dalam banyak kebudayaan di dunia dan dadu tertua yang pernah ditemukan berusia 5000 tahun yakni dadu dalam permainan backgammon kuno yang ditemukan pada situs kota arkeologi kuno di Iran Tenggara.Dadu diketahui telah digunakan di banyak kebudayaan asia sebelum sejarah tercatat.

Pada masyarakat primitif dadu semula alat untuk meramal masa depan. biasanya, terbuat dari tulang pergelangan kaki domba yang ditandai di empat bidangnya.


Dadu modern tentu tidak lagi hanya terbuat dari tulang hewan , batu , atau kayu sebagai gantinya dibuat dari material yang lebih variatif : dari plastik, besi, karet, tanduk hewan, kertas, kaca, sabun, spons, busa wax, hingga tempurung kura-kura(yang terakhir sebaiknya jgn gan..kan kura-kura hewan yang dilindungi).

Saat ini dadu jarang digunakan dalam ramal-meramal, sebaliknya dadu mudah dijumpai dalam set permainan anak-anak seperti ular tangga atau monopoli, arena-arena perjudian / kasino(bukan warkop gan), dan media iklan. dadu tidak lagi hadir dalam bentuk konvensional yang bersudut tajam, berwarna putih (kebanyakan), dan bertitik (dot) dari 1 sampai dengan 6 titik. tetapi dadu hadir dalam bentuk yang lebih keren, colourful, dan tidak berangka titik melainkan gambar sehingga dapat dijadikan souvenir kenangan maupun benda promosi.
--Posted by - Tips dan manfaat | cerita unik dan berita -
- Tips dan manfaat | cerita unik dan berita kesehatan - Updated at: 8:04 PM

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Post a Comment